Bebas Karantina, Singapura Akan Perluas Lagi Bagi Wisatawan

ZONATALK.comSingapura akan memperluas bepergian bebas karantina ke Hong Kong, Qatar, Arab Saudi serta Uni Emirat Arab di Februari ini, demikian Kementerian Kesehatan Singapura pada Rabu (16/2/2022). Kebijakan itu menjadi bagian asal pembukaan balik perbatasan setelah di tutup akibat wabah COVID-19.

Negara kota itu juga akan memulihkan sekaligus menambah kuota pada program koridor perjalanan bagi penerima vaksin (vaccinated travel lane/VTL), yg di Desember jumlahnya di kurangi untuk mengatasi varian Omicron.

Singapura akan merampingkan hukum pembatasan bagi semua pelancong dan menghapus persyaratan izin masuk bagi pemukim yang memegang biar jangka panjang, istilah kemenkes, sebagai akibatnya memudahkan ekspatriat melakukan bepergian.

akan tetapi, sejumlah pekerja asing dengan biar tidak sama (umumnya bekerja pada sektor konstruksi serta manufaktur) masih akan memerlukan izin masuk.

Baca Juga: Demonstran Anti-Vaksin COVID-19 Di Prancis Utara Lalu Menuju Brussels

Singapura Akan Perluas Lagi Bagi Wisatawan | Bebas Karantina

Singapura pada nantinya berencana buat menghapus VTL bagi pengunjung asal negara tertentu. Agar semua pelancong yang sudah di vaksin dapat masuk tanpa karantina, istilah otoritas. Sekitar 24 negara masuk dalam program VTL Singapura, seperti Australia, India, Malaysia, Inggris serta Amerika serikat. Jalur baru menggunakan Hong Kong bersifat sepihak.

Otoritas melaporkan rekor 19.179 masalah COVID-19 pada Selasa (15/2) dominan bergejala ringan atau tanpa tanda-tanda. Menurut pemerintah, beban masalah Covid-19 telah di perkirakan serta secara keseluruhan syarat sistem kesehatan masih stabil.

Baca Juga: Hong Kong Kewalahan, Kasus Harian COVID-19 Tembus Hingga 1.500

Singapura di perkirakan akan mencatat 15.000-20.000 kasus harian sampai gelombang Omicron waktu ini mereda dalam beberapa pekan. Istilah Menteri Industri serta Perdagangan Gan Kim Yong saat jumpa pers.

Pemerintah mengumumkan sederet perubahan pembatasan Covid-19 lokal. Termasuk melonggarkan aturan bagi kontak erat perkara terkonfirmasi, menghapus tes rutin bagi pekerja di sejumlah sektor. Serta mengizinkan lebih banyak hubungan pada lingkungan tempat tinggal serta kantor.

Singapura akan melonggarkan pembatasan bepergian dan sosial ketika gelombang Omicron surut, kata Menteri Kesehatan Ong Ye Kung. Menkes menambahkan bahwa aturan lokal baru perihal tes serta isolasi Covid lebih menekankan di tanggung jawab individu ketimbang syarat aturan.

Sumber : https://www.tvonenews.com/