Kemenhan Rusia Rilis Rekaman Penyerangan Udara Pangkalan Militan Terlatih AS di Suriah – ZonaTalk


Berita Baru, Internasional – Kementerian Pertahanan Rusia telah merilis rekaman tentang serangkaian serangan udara di pangkalan gunung tersembunyi, sebuah tempat yang digunakan para jihadis besutan AS di Suriah.

“Target terlibat,” ucap seorang pilot dalam klip rekaman setelah rudal presisi menyerang pintu masuk pangkalan. Pesawat berayun, dengan rudal kedua ditembakkan ke pintu masuk gua kedua dengan gumpalan asap membubung. Para kru kemudian mencari target di bawah pesawat.

Di beberapa titik dalam video, komputer onboard dapat terdengar memperingatkan “serangan dari belakang – Roland,” dan “serangan dari belakang – Gepard.” Tidak jelas, apakah apakah pesawat Rusia diserang oleh tembakan anti-pesawat jihadis, atau apakah pesan peringatan datang dari komputer yang terlalu sensitif.

Dalam penjelasan singkat yang menyertai video tersebut, melansir dari Sputnik News, Kementerian Pertahanan mengindikasikan bahwa serangan itu terjadi pada 4 Agustus, dan dilakukan di Gurun Putih terhadap militan dari kelompok teroris Liwa Shuhada El-Karyatein, yang dikatakan melakukan serangan sabotase terhadap infrastruktur sipil dan penduduk setempat.

“Para militan dikatakan berbasis di garnisun al-Tanf yang dikendalikan AS, mereka dilatih oleh instruktur dari Pasukan Operasi Khusus Angkatan Darat AS,” kata kementerian itu.

Sementara itu, dalam beberapa pekan terakhir, media AS telah menerbitkan serangkaian laporan tentang dugaan perilaku yang semakin provokatif oleh pasukan Rusia dan Iran di Suriah yang bertujuan memaksa Washington untuk mengakhiri pendudukannya di negara itu, termasuk operasi udara yang konon melibatkan ancaman dan pelecehan terhadap AS.

Pada bulan Juni, The Wall Street Journal melaporkanbahwa Rusia telah melakukan serangkaian operasi terhadap militan yang dilatih AS, termasuk serangan langsung ke garnisun al-Tanf.

Namun demikian, militer Rusia belum mengomentari kebenaran laporan ini.

Pada akhir Juni, sebuah sumber informasi mengatakan kepada Sputnik bahwa CIA telah terlibat dalam perekrutan militan Daesh (ISIS) yang ditahan di fasilitas dan kamp yang dikendalikan Kurdi Suriah di timur laut Suriah, dan bahwa militan telah dipindahkan ke al-Tanf untuk penempatan akhirnya ke Ukraina.

Militer AS mendirikan pos terdepan al-Tanf – yang terletak di dekat perbatasan Suriah dengan Irak dan Yordania, pada tahun 2016 setelah pasukan AS memasuki Suriah dengan dalih memerangi Daesh. Pihak berwenang Suriah telah berulang kali meminta AS untuk menarik diri dari semua wilayah yang terus didudukinya secara ilegal.



ZONATALK

Sumber: Beritasatu.co