Keputusan Pengadilan Tentang Klaim Kepemilikan Lahan Warga Yang Viral, MotoGP Mandalika

ZONATALK.com – Kepemilikan Lahan Sirkuit Mandalika? PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika)/The Mandalika memastikan bahwa lahan yang diklaim oleh Sibawaeh (anak berasal dari Amaq Semin) adalah lahan yang masuk HPL ITDC. Lahan selanjutnya merupakan Lahan HPL ITDC nomor 71, 73 dan HPL 116 yang sah dan berstatus clean plus clear dengan dapat dukungan putusan pengadilan yang udah berkekuatan hukum selamanya (in kracht). MotoGP

Berdasarkan dokumen putusan pengadilan di dalam perkara Amaq Semin di Pengadilan Negeri Praya yang udah berkekuatan hukum selamanya (in kracht). Hasil pengukuran lagi pada tanggal 6 November 2020 oleh Kantor Pertanahan (BPN) Lombok Tengah yang di saksikan oleh Sibawaeh. Perwakilan Komnas HAM dan ITDC, dan juga bukti kepemilikan lahan ITDC pada lahan di maksud berupa sertifikat HPL. Sudah perlihatkan bahwa Amaq Semin selaku orang tua berasal dari Sibawaeh tidak punya alas hak pada lahan yang di duduki tersebut.

Baca Juga: Masa Karantina Menjadi 3 Hari Untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri

“Berdasarkan bukti selanjutnya maka kami tegaskan bahwa lahan selanjutnya merupakan anggota berasal dari lahan HPL ITDC nomor 71, 73 dan 116 yang sah. Dan berstatus clean plus clear,” kata Vice President Legal plus Risk Management ITDC Yudhistira Setiawan di dalam rilis yang di terima Kompas.com, Senin (14/2/2022).

“Dalam perihal tetap ada keberatan atas status kepemilikan lahan yang di klaim tersebut. Maka jalur paling baik adalah dengan merampungkan persoalan selanjutnya melalui gugatan di Pengadilan Negeri,” tuturnya.

“Hal ini mengingat bahwa pembuktian di dalam persoalan ini tidaklah sederhana, sebab jika Sdr. Sibawaeh punya bukti-bukti yang bisa menolong klaimnya, maka forum yang tepat untuk memeriksa bukti-bukti selanjutnya adalah di pengadilan perdata, ucapnya.

Baca Juga: 60 Persen Pasien Meninggal Dunia Di Karenakan Belum Vaksin, Ucap Menkes

Klaim Kepemilikan Lahan Warga Yang Viral, MotoGP Mandalika

Sebagai tambahan informasi, berdasarkan catatan pengadilan, Amaq Semin udah kalah di dalam sidang perkara lahan th. 1989-1991 dan 1995-1996. Dalam perkara ini, Amaq Semin berperkara dengan Wirasentana sampai tingkat kasasi di Mahkamah Agung. Kemudian Wirasentana membebaskan hak atas tanah kepada pihak ITDC. (Kepemilikan Lahan Sirkuit Mandalika)

Yudhistira Setiawan berharap, seluruh pihak bisa menjunjung hak hukum ITDC dan keputusan pengadilan yang ada.

Dia terhitung menghimbau seluruh pihak agar bersikap imparsial dan menjauhi pnarasi yang insinuatif yang seolah-olah perlihatkan ITDC udah jalankan tindakan melanggar hukum. Sibawaeh sendiri merupakan salah satu warga yang mengklaim lahan miliknya belum di bayar oleh ITDC, tepatnya di Tikungan 9 Sirkuit Mandalika.

Menurutnya, tanah seluas 3,5 hektar itu di miliki bapaknya, Amaq Semin, yang mengakses lahan. Saat gelaran tes pramusim MotoGP Mandalika 2022 akhir pekan lalu, Sibawaeh tertangkap kamerea saksikan aksi para pebalap di luar sirkuit. Lalu, ada dua orang di sampingnya yaitu Medan yang merupakan adik ipar Sibawaeh dan Amaq Manim.

Foto itu pertama kali di unggah oleh account @hrc_motogp milik Tim Repsol Honda dan segera jadi viral.