Komnas HAM Sebut Ada kekerasan Di Desa Wadas

ZONA TALK – KOMISI Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengemukakan temuan awal berkaitan momen di Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Komnas HAM memperlihatkan ada empat temuan awal yang tidak benar satunya terjadinya kekerasan terhadap warga Wadas.

“Yang pertama, Komnas HAM menegaskan sebenarnya ada kekerasan yang terjadi terhadap 8 Februari,” kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, Minggu (13/2).

Temuan kedua, tetap ada warga yang belum pulang ke rumah masing-masing sebab terasa ketakutan. Menurut Beka, warga yang belum lagi itu tinggal di dekat masjid yang terhadap momen 8 Februari 2022 lalu menjadi pusat kegiatan Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas (Gempa Dewa) dan Wadon Wadas. Temuan ketiga, Komnas mendapati warga Wadas terlebih perempuan dan anak tetap mengalami trauma. Terakhir, Komnas menyoroti soal relasi sosial di Wadas pada warga yang pro dan kontra.

“Saya mengonfirmasi sebenarnya dari awal ketika aku singgah ke Wadas September 2021 aku udah menjumpai informasi bahwa relasi sosial pada warga pro dan kontra ini udah terhadap level memprihatinkan. Ini penting di tekankan agar kami cari solusi bersama,” ucap Beka.

Komnas HAM sejak Jumat (11/2) lalu terjun ke Jawa Tengah menemui sejumlah pihak pada lain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Sehari setelahnya Komnas datang ke Desa Wadas untuk menghimpun fakta dan informasi.

Adapun insiden di Wadas terjadi ketika sistem pengukuran lahan warga terhadap Selasa (8/2) lalu. Aparat kepolisian yang turut melaksanakan pengawalan pengukuran tanah di duga melaksanakan kekerasan dan pengepungan. Polisi sempat menangkap 64 warga lantaran diakui melaksanakan provokasi. Semua warga yang di amankan sesudah itu di lepas.

Sumber: https://m.mediaindonesia.com