Pengamat Nilai Keikutsertaan Ibu Negara Iriana ke Ukraina Simbol Diplomasi Perdamaian – ZonaTalk


Pemerintah Serap Dana Rp7,8 Triliun dari SBSN

Berita Baru, Jakarta – Pengamat militer dan intelijen Ridlwan Habib menilai ada tiga makna atau alasan Ibu Negara Iriana Joko Widodo ikut dalam kunjungan bersejarah ke Ukraina.

“Pertama, ini merupakan simbol diplomasi damai atau soft diplomacy dari Pak Jokowi. Untuk menunjukkan bahwa Indonesia beriktikad baik dengan simbol mengajak istri atau ibu negara,” kata Direktur Lembaga Strategi Inteligensia Indonesia Ridlwan Habib dikutip dari Antara, Rabu (29/06/2022).

Menurut dia sisi keibuan atau sisi kewanitaan Ibu Negara identik dengan makna damai, lembut, dan antikekerasan. “Maknanya dalam karena menonjolkan sisi diplomasi lembut seorang Ibu,” ucap Ridlwan.

Apalagi, Indonesia juga membawa bantuan kemanusiaan atau humanitarian aid yang dibawa serta dalam rangkaian kereta api.

Makna yang kedua, Presiden Jokowi menunjukkan kepada dunia internasional bahwa dukungan nyata harus diwujudkan dalam bentuk keberanian bertindak.

“Presiden Jokowi sangat berani karena mengajak Ibu Iriana memasuki suatu negara yang dilanda perang. Risikonya sangat tinggi, tapi tetap mantap masuk,” tuturnya.

Makna ketiga, kata dia, Ibu Iriana adalah sumber kekuatan dan kemantapan hati seorang Presiden dalam melangkah. Dalam terminologi Jawa, menurut dia istri disebut “garwa”, sigaraning nyawa, separuh nyawa.

“Maka wajib diajak sebagai sumber kekuatan,” kata Ridlwan.

Dia menilai keberanian Ibu Iriana ini bahkan melebihi Ibu Tien Soeharto yang pada saat kunjungan Soeharto ke Bosnia 1995 tidak diikutsertakan.

Ridlwan menambahkan unsur keamanan tetap harus menjadi skala prioritas dalam kunjungan. Prosedur yang rapi dan ketat pun sudah diaktifkan oleh tim Paspampres.

“Semoga semuanya berjalan lancar dan misi benar, berani, berhasil,” ujarnya.



ZONATALK
[ad_3]