Polisi Ringkus Belasan Pelaku Pemerasan dan Pengeroyokan di Benoa – ZonaTalk


bvn4

Para pelaku pemerasan dan pengeroyokan yang berhasil ditangkap pihak Kepolisian.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Sebelas orang pelaku tindak pidana pemerasan dengan ancaman, pengeroyokan atau penganiayaan di salah satu warung Jalan Ikan Tuna II Pelabuhan Benoa, Senin (20/6) pukul 19.00 Wita yang sempat viral di media sosial akhirnya berhasil dibekuk Satuan Reskrim Polresta Denpasar bersama Polsek Denpasar Selatan, Polsek Kawasan Benoa dan Polsek Kuta Selatan.

“Korban bernama Naheson Niko (37) warga Pemogan Denpasar Selatan dikeroyok beberapa orang pelaku bernama Yosafat Bani alias Jhon Key (36), Daniel Karim (30), dan Artono Bali Peka (20), karena perebutan menagih utang terhadap orang yang sama antara Jhon Key dengan korban Niko,” jelas Kapolresta Denpasar, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, kepada media, Jumat (24/6).

Dirinya menerangkan, korban dipukul beberapa kali oleh para pelaku dengan menggunakan kursi, helm dan juga batu hingga mengalami luka di pipi kiri serta kepala bagian belakang dan samping. “Terkait dengan kasus ini para pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman penjara lima tahun,” ujarnya.

Selanjutnya sekitar pukul 24.00 Wita di depan Gang Merpati Jalan Dukuh Sari, Denpasar Selatan terjadi tindak pidana pengeroyokan dan pemerasan dengan korban Fernando Ben Arielpatiwael (22). Saat itu korban melintas di wilayah tersebut. Pelaku yang berjumlah kurang lebih delapan orang tiba-tiba melakukan pengeroyokan dan perampasan barang korban.

“Pelaku yang berhasil diamankan ada delapan orang dan barang bukti yang kita amankan satu buah kayu,” cetusnya.

Delapan pelaku yang diamankan yaitu Jhon Key, Stefen (24), Yandri Ngongo (25), Marselius Dangi Kasi (20), Dodi (23), Andreas Bolu Jara (22), Melkianus Delo (24) dan Sapri Buka (22).

Terkait dengan dua kejadian tersebut, Kapolresta Denpasar bersama dengan pemangku adat Kota Denpasar sebelumnya, Rabu (21/6) telah mengadakan pertemuan elemen Sipandu Beradat menyelesaikan permasalahan tersebut. Keputusannya semua sepakat kasus tersebut dilanjutkan sesuai proses hukum berlaku agar tidak terulang kembali.

Dirinya menyebutkan, TKP ketiga terjadi di kawasan bedeng Kuta Selatan Jalan Taman Ayu Giri Asri, Mumbul dengan korban Andreas Ra Mone (21) pada 21 Juni 2022 terjadi tindak pidana penganiayaan dengan pelaku Petrus Patimone (19). Korban ditusuk menggunakan pisau hingga mengalami luka di bagian pinggang.

“Polresta Denpasar berkomitmen tidak ada lagi pelaku yang mengganggu Kamtibmas di Kota Denpasar karena akan kita tangkap dan proses hukum, serta sepakat Forum Sipandu Beradat dijalankan untuk memberikan rekomendasi untuk penegakan awig-awig desa adat,” pungkasnya. (bvn4)

The post Polisi Ringkus Belasan Pelaku Pemerasan dan Pengeroyokan di Benoa first appeared on Bali Viral News.



ZONATALK

Sumber: baliviralnews.com