Polri Komitmen Gunakan Uang Negara Secara Transparan dan Akuntabel – ZonaTalk


Pemerintah Serap Dana Rp7,8 Triliun dari SBSN

Berita Baru, Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen institusi Polri selalu transparan dan akuntabel dalam pemanfaatan dan penggunaan keuangan negara sehingga bisa dipertanggungjawabkan.

“Tentunya ini menjadi komitmen kami. Untuk tahun-tahun berikutnya kami akan melaksanakan komitmen terkait dengan pemanfaatan dan penggunaan keuangan negara secara transparan dan akuntabel dan bisa dipertanggungjawabkan,” kata Sigit dalam konferensi pers acara Taklimat Akhir Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2021 di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (28/6).

Diketahui, Polri untuk yang kesembilan kalinya berhasil mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI).

Menurut Sigit, untuk mempertahankan komitmen itu, pihaknya akan melaksanakan apa yang menjadi tugas pokok Polri, termasuk juga bagaimana program-program untuk mengawal kebijakan pemerintah, mendorong pemasukan atau penambahan terkait dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

“Mengawal kebijakan pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, menjaga agar APBN tetap bisa berjalan dengan baik di situasi yang ketidakpastian ini dengan mengawal berbagai strategi, transformasi ekonomi,” tutur jenderal bintang empat itu.

Mantan Kabareskrim Polri itu mengatakan semua upaya itu dilaksanakan sesuai dengan rekomendasi yang diberikan BPK RI sebagai bentuk pertanggungjawaban dalam penggunaan keuangan negara sesuai amanat undang-undang.

“Terima kasih atas opini yang telah diberikan kepada kami. Kami akan terus melakukan perbaikan untuk tahun-tahun ke depan,” kata Sigit.

Sementara itu, Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I BPK RI Nyoman Adhi Suryadhnyana menyebutkan bahwa perolehan predikat WTP sembilan kali berturut-turut yang diterima Polri merupakan suatu prestasi dari institusi negara.

Menurut dia, predikat ini bukan hadiah dari BPK RI melainkan kerja keras Kapolri beserta seluruh jajaran dalam melaksanakan pengelolaan dan tanggungjawab keuangan negara secara akuntabel dan transparan.

Ia berharap Polri bisa mempertahankan predikat ini, mengingat institusi tersebut selain mempunyai tugas pokok utama mengamankan, mengayomi dan melindungi masyarakat, juga punya fungsi tambahan yang memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

“Kepolisian RI adalah suatu institusi yang memberikan pengaruh yang signifikan terhadap laporan keuangan Pemerintah Pusat secara keseluruhan,” kata Adhi.



ZONATALK
[ad_3]