Revisi 4 Nama Desa, Bapemperda DPRD Badung Bahas Perubahan Perda No.9 Tahun 2012 – ZonaTalk


bvn/sar

NAMA DESA – Rapat Bapemperda DPRD Badung membahas perubahan Perda No.9 tahun 2012 tentang penetapan nama desa. Rapat dipimpin Wakil Ketua Bapemperda DPRD Badung Nyoman Satria.

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Badan Pembuatan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Badung, Senin (20/6/2022) membahas perubahan Perda No.9 tahun 2012 tentang Penetapan Desa. Pembahasan dipimpin Wakil Ketua Bapemperda Nyoman Satria dan dihadiri sejumlah anggota seperti Wayan Luwir Wiana, Nyoman Gede Wiradana dan Gede Suardika.

Selain dari kalangan Dewan, pembahasan juga dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Di antaranya Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Komang Budi Argawa, Kabag Hukum serta Kabag Tapem Setkab Badung. Acara juga dihadiri sejumlah staf ahli Bapemperda.

Nyoman Satria mengungkapkan, perubahan perda ini dibahas di Bapemperda karena substansinya tidak begitu banyak. “Ada beberapa perubahan, di antaranya ada 4 desa yang berubah atau mengalami pembetulan nama,” kata politisi PDI Perjuangan Dapil Mengwi tersebut.

Ada nama Desa Dauh Yeh Cani di Kecamatan Abiansemal. Sesuai dengan kesepakatan dan SK Gubernur No. 289 tahun 1999 adalah Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani. “Ini salah satu nama desa agar segera diadakan perubahan,” katanya.

Selanjutnya Desa Mekar Bhuana di Kecamatan Abiansemal menjadi Desa Mekar Bhuwana (pakai w, red), lalu Desa Werdi Bhuana di Kecamatan Mengwi sekarang menjadi Desa Mekar Bhuwana (juga pakai w). Terakhir Desa Tumbakbayuh berdasarkan SK Gubernur No.289 tahun 1999 harus dipisah menjadi Desa Tumbak Bayuh.

Menurut Satria, selain disesuaikan dengan SK Gubernur, nama-nama ini dikembalikan sesuai aslinya karena mengandung kajian filosofi, kajian sosiologis dan kajian hukumnya. Bhuwana itu, menurutnya, ada maknanya. “Dan di kop-kop surat memang Bhuwana, pakai w,” ujarnya.

Dalam rapat tadi, ujarnya, Bapemperda sepakat untuk melakukan perubahan. Langkah berikutnya yang akan dilaksanakan, katanya, pihaknya akan mempercepat proses ini. “Kami akan membawa usulan pembetulan nama ini ke Kementerian Dalam Negeri agar segera mungkin bisa dilakukan perubahan,” ujarnya.

Soal target selesai, Satria menegaskan, pada masa sidang kedua dan diperkirakan ketok palu pada akhir bulan Agustus. Kita mulai awal atau pertengahan Juli ini mulai sidang-sidang paripurna berbarengan dengan perubahan APBD 2022 ancer-ancernya 31 Agustus sudah ketok palu karena perubahannya tiak terlalu banyak. (sar)

The post Revisi 4 Nama Desa, Bapemperda DPRD Badung Bahas Perubahan Perda No.9 Tahun 2012 first appeared on Bali Viral News.



ZONATALK

Sumber: baliviralnews.com