Sempat 8 Persen, BPR Kanthi Sukses Tekan NPL hingga di Angka 2 Persen – ZonaTalk


bvn/sar

Dirut Bank BPR Kanthi Made Arya Amitaba

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Pandemi covid-19 menyebabkan pertumbuhan ekonomi Bali mengalami kontraksi. Akibatnya, kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di semua lembaga keuangan mengalami lonjakan tak terkecuali di Bank BPR Kanthi. BPR yang berpusat di Batubulan Gianyar ini bahkan sempat mengalami NPL hingga 8 persen.

Namun seiring berjalannya waktu, NPL di BPR Kanthi bisa diturunkan menjadi 4 persen di akhir tahun 2021, dan saat ini bertengger di angka 2 persen saja. Strategi apa yang dilakukan untuk menekan kredit bermasalah di atas?

Ditemui saat menggelar acara Family Gathering di wilayah Blumbungan, Abiansemal Badung, Minggu (31/7/2022), Dirut BPR Kanthi Made Arya Amitaba tak menampik bahwa saat pandemi covid-19, pihaknya mengalami masa-masa yang cukup sulit. “Pandemi covid memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi kami, bahwa dalam konteks apa pun kita tidak boleh menyerah. Di situlah menunjukkan tingkat kedewasaan dan kompetensi kita untuk bagaimana kita bisa lolos dari ujian ini,” tegasnya.

Terkait kredit bermasalah, menurut Arya Amitaba, memang saat ini di Bali melebihi ketentuan NPL secara nasional. Ini tiak bisa kita pungkiri karena memang Bali bertopang pada pariwisata. Pariwisata yang terhantam oleh pandemi covid ini jelas akan mempengaruhi dari sisi NPL-nya.

Jadi memang kondisi NPL di Bali lebih tinggi dari rata-rata nasional. Namun khusus BPR Kanthi saat ini dari dua tahun lalu, NPL masih di angka 8 persen. Pada tahun 2021 sudah turun menjadi 4 persen, dan saat ini NPL BPR Kanthi sudah di angka dua persen.

Ditanya strategi menekannya, Arya Amitaba menyatakan, pertama NPL bisa diturunkan dengan bagaimana penyelesaian kreditnya. Dalam penyelesaian kredit bermasalah ini bagaimana personal approach yakni duduk bersama. Kita bersama-sama memikirkan bahwa dengan kebijakan pemerintah seperti restrukturisasi, nasabah tidak bisa lepas tangan. Ini terkait dengan tanggung jawab moral dari sisi bisnis bahwa kondisi yang ada sekarang harus kita maknai bersama-sama. “Bersyukur nasabah-nasabah BPR Kanthi tindakannya berpegang teguh pada kebijakan restrukturisasi namun sama-sama ikut bagaimana menyelesaikan titik permasalahannya. Itu yang pertama,” katanya.

Yang kedua, tegasnya, kredit bermasalah bisa ditekan. Selain menekan NPL, tentu bagaimana kita meningkatkan porto folio dengan meningkatkan penyaluran kredit. “Jadi year of year dari Juni 2021 sampai Juni 2022 peningkatan kredit sudah mencapai 48 persen,” ujarnya.

Kaitan likuiditas, ujarnya, pihaknya bersyukur dalam konteks pandemi covid-19 kepercayaan dari nasabah masih tetap bisa dipelihara dan munculnya kepercayaan dari lembaga-lembaga yakni bank-bank umum yang men-support likuiditas dari BPR Kanthi. Dengan support ini, katanya, BPR Kanthi tak hanya menyalurkan kredit secara langsung kepada para nasabah tetapi juga mampu memberikan penguatan modal kerja kepada lembaga keuangan lainnya baik kepada koperasi maupun BPR. “Dalam 9 bulan ini, kami sudah menyalurkan bantuan modal kerja kepada lembaga hingga Rp 117 miliar kepada koperasi dan BPR di Bali bahkan di luar Bali khususnya di NTB,” katanya.

Pihaknya pun tetap memberikan dukungan kepada pengusaha yang bergerak di sektor pariwisata. Yang penting duduk bersama antara lembaga keuangan dan pengusaha pariwisata sehingga pariwisata yang menjadi ujung tombak perekonomian Bali bisa kembali bangkit. (sar)

 

The post Sempat 8 Persen, BPR Kanthi Sukses Tekan NPL hingga di Angka 2 Persen first appeared on Bali Viral News.



ZONATALK

Sumber: baliviralnews.com