Syarat Terbaru Liburan ke Bali di Masa New Normal 2021

ZONA TALK – Liburan ke Bali bagi wisatawan domestik sudah bisa ditunaikan lagi sejak 31 Juli 2020 lalu. Tapi tentu saja tersedia beberapa syarat yang kudu di penuhi untuk bisa liburan ke Bali.

Syarat-syarat berikut beberapa kali beralih bersama dengan lihat pertumbuhan yang terjadi. Nah, syarat liburan ke Bali di era new normal kini beralih lagi terhadap tahun 2021 ini. Terutama bersama dengan di berlakukannya PPKM Darurat sejak 3 Juli 2021 lalu.

Perubahan paling baru dari syarat liburan ke Bali sudah di tetapkan melalui SE Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2021. Seperti apa perubahan syarat liburan ke Bali ini?

Syarat yang Harus Dipenuhi untuk Liburan ke Bali selama PPKM Darurat

Perubahan paling baru syarat liburan ke Bali yang kudu di penuhi wisatawan ini di terbitkan untuk periode PPKM Darurat, yang di berlakukan untuk menghimpit kasus Covid-19 yang meningkat lagi sejak bulan Juni 2021 lalu.

Lewat perubahan yang dituangkan dalam SE Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2021 ini, terkandung perubahan syarat yang cukup signifikan.

Sebelumnya tiap tiap orang yang mampir ke Bali bisa memilih memanfaatkan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil negatif tes rapid test Antigen. Sekarang, semua penumpang pesawat terbang yang mampir ke Bali kudu menunjukkan surat keterangan hasil negatif PCR yang sampelnya di ambil setidaknya 2 x 24 jam sebelum ke berangkatan.

Berikut syarat liburan ke Bali selengkapnya :

1. Jika melakukan perjalanan ke Bali bersama dengan pesawat terbang, WAJIB menunjukkan hasil uji test RT-PCR bersama dengan hasil negatif yang di tunaikan paling lama 2×24 jam sebelum keberangkatan

2. Jika melakukan perjalanan ke Bali bersama dengan transportasi darat dan lau. WAJIB menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji PCR atau Rapid Test Antigen yang di terbitkan paling lama 2×24 jam sebelum ke berangkatan.

3. Surat keterangan hasil test berbasis RT-PCR atau Antigen kudu di tambah bersama dengan barcode / QR code dari layanan kesegaran yang mengeluarkan untuk memastikan keaslian hasil tes.

4. Anak umur di bawah 12 tahun tidak kudu menunjukkan sertifikat vaksinasi, tetapi kudu menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR

5. Anak umur di bawah 5 tahun tidak kudu menunjukkan sertifikat vaksinasi & hasil negatif RT-PCR

6. Mengisi kartu kewaspadaan sehat atau  yang bisa di tunaikan secara elektronik melalui aplikasi ataupun fisik di bandara.

#terupdate per Kamis, 22 Juli 2021

Jika anda hendak melakukan perjalanan ke Bali memanfaatkan pesawat terbang. Klook juga benar-benar menyarankanmu untuk membaca anjuran syarat naik pesawat domestik selama pandemi Covid-19 ini:

Syarat Khusus Periode Libur Idul Adha 19-25 Juli 2021

Selama periode libur Idul Adha yakni terhadap 10-25 Juli 2021, Pemerintah juga sudah menerapkan kebijakan pembatasan perjalanan untuk semua orang dan semua usia. Dengan pengecualian untuk dua kategori, yaitu:

1. Orang bersama dengan keperluan di sektor esensial dan kritikal

  • Di butuhkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau surat keterangan lainnya yang di keluarkan Pemerintah Daerah atau Surat Perintah Tugas dari pimpinan instansi setingkat eselon II

2.Orang bersama dengan keperluan mendesak, seperti:

  • Pasien bersama dengan kondisi sakit keras,
  • Ibu hamil yang di dampingi oleh satu orang anggota keluarga,
  • Kepentingan persalinan yang di dampingi maksimal dua orang,
  • Pengantar jenazah non Covid-19 bersama dengan jumlah maksimal lima orang

Di butuhkan Surat Keterangan Perjalanan, misalnya Surat Rujukan Rumah Sakit, Surat Pengantar dari Perangkat Daerah setempat, Surat Keterangan Kematian, dan Surat Keterangan Lainnya. Surat berikut kudu di tandatangani pejabat atau otoritas terkait.

Pelaku perjalanan dari dua kategori di atas juga kudu mencukupi syarat perjalanan lazim selama PPKM Darurat tidak cuman syarat tambahan yang berlaku selama periode Idul Adha 19-25 2021.